Author: ambon

Valentino Rossi Berharap Pada MotoGP Portugal Nanti

Hasil MotoGP Doha bagi Valentino Rossi, Tertinggal 14,2 Detik dari  Quartararo Halaman all - Kompas.com

Madalinstuntcars2.net – Jelang seri ketiga MotoGP 2021, Valentino Rossi mengaku semangat balapan di Sirkuit Portimao, Portugal.

Tapi di sisi lain, sirkuit ini juga jadi salah satu sirkuit tersulit. Rossi mengatakan, Sirkuit Portimao adalah sirkuit yang fantastis. Lintasan balap ini diakuinya berbeda dengan sirkuit lainnya.

Pun, karakternya juga memberikan kesulitan tersendiri.

“Ini adalah trek di mana Anda butuh banyak waktu untuk mempelajarinya dan setiap Anda balapan di sana, Anda bisa meningkatkan sesuatu,” ujar Rossi, dikutip dari madalinstuntcars2.net, Rabu (14/4/2021).

Rossi menambahkan, dia dan timnya berhasil mendapatkan setting pada motor yang memberinya progres positif.

Dari segi kecepatan, mampu tampil cukup konsisten. Sayangnya, posisi start di urutan ke-21 sudah membuatnya kesulitan untuk bisa memperbaiki posisi sepanjang balapan.

“Kami berharap bisa lebih kuat di seri ketiga ini dan lebih kompetitif, tapi juga di Eropa secara keseluruhan.

Ada banyak trek yang bagus untuk saya,” kata Rossi. Penampilan Rossi di dua seri pertama di Sirkuit Losail, Qatar, banyak dibilang mengecewakan. Dia tak mampu finis di sepuluh besar dan saat ini posisinya di klasemen sementara ada di peringkat ke-14 dengan 4 poin.

Motor Bertenaga Hidrogen Siap Meluncur

Xiaomi's Segway Apex H2 Concept Is A Hydrogen Powered Motorcycle

Madalinstuntcars2.net – Jakarta, Segway terkenal sebagai produsen alat angkut pribadi yang unik. Kini, Segway ikut menggarap kendaraan ramah lingkungan dalam bentuk sepeda motor. Bukan sekadar motor listrik, motor buatan Segway ini bakal mengusung tenaga hidrogen.

Dikenal sebagai Apex H2, motor hidrogen Segway ini tampil futuristik. Tampilannya seperti motor-motor dalam film fiksi ilmiah. Apex H2 hadir sebagai motor ramah lingkungan apik yang memiliki windshield minimalis, lampu depan ramping dan roda besar yang tampak melayang berkat pengaturan lengan ayun ganda.

Sorotan penting lainnya termasuk bodywork yang ramping dan kompartemen akses yang mudah, yang menyimpan wadah bahan bakar hidrogen.

Wadah hidrogen itu bisa ditukar dengan yang sudah terisi penuh jika habis. Konsepnya seperti menukar baterai kosong dengan baterai baru yang sudah terisi penuh.

Detail soal mesinnya belum terungkap secara rinci. Segway mengklaim, motor hidrogen ini memiliki tenaga hingga 80 daya kuda.

Apex H2 disebut bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari empat detik. Kecepatan tertingginya mencapai 150 km/jam.

Hydrogen-Fueled Segway Apex H2 Makes a Stunning Appearance, Production  Possible - autoevolution

Meski tampak seperti sebuah motor konsep, kabarnya motor tersebut dijadwalkan untuk diluncurkan pada 2023. Segway bahkan mencantumkan harga mulai dari 69.999 yuan atau setara dengan Rp 156 jutaan.

Teknologi kendaraan hidrogen sudah umum digunakan terutama oleh kendaraan roda empat. Mobil hidrogen memiliki beberapa keuntungan dari mobil listrik dan mobil bermesin konvensional. Selain ramah lingkungan, mobil pun memiliki jarak jelajah yang jauh dan waktu pengisian hidrogen yang super cepat, tidak berisik, dan responsif.

Prinsip dasarnya, kendaraan hidrogen ini digerakkan oleh motor listrik yang memperoleh tenaga listriknya dari listrik yang dihasilkan oleh hidrogen. Hidrogen menghasilkan listrik dari proses elektrokimia dalam sel bahan bakar. Bukan asap knalpot, hasil dari proses ini hanyalah air, berbeda dengan mobil biasa yang menghasilkan emisi CO2 yang berbahaya.

Penjualan BMW di Indonesia, Seri 3 Tetap Menjadi yang Terlaris

5 Fakta BMW Seri 3 Terbaru yang Perlu Anda Ketahui - Otomotif Liputan6.com

Madalinstuntcars2.net – BMW Group Indonesia mengumumkan kinerja penjualan untuk merek BMW dalam kuartal pertama tahun ini. Dalam laporan yang disajikan, penjualan mobil BMW mengalami kenaikan, khususnya selama 3 bulan pertama 2021 naik 17,1 persen dibanding 2020.

“Kontribusi ini tak lepas dari peluncuran produk BMW yang sesuai market Indonesia,” buka Vice President Sales BMW Indonesia, Bayu Riyanto di sela-sela peluncuran BMW 520i M Sport dan 530i Opulence secara virtual, Jumat (9/4).

Tercatat sepanjang Januari hingga Maret 2021, pabrikan bavaria tersebut baru merilis beberapa model penyegaran seperti BMW X1, X3, dan X5 yang sekarang berkonfigurasi 7-penumpang sesuai permintaan konsumennya.

Meski ketiganya menjadi senjata pamungkas awal tahun, tak serta merta membuatnya jadi model yang paling laris. Justru sedan andalan Seri 3 yang berkontribusi paling besar terhadap penjualan BMW di Indonesia. Sepanjang tahun lalu, BMW Seri 3 menorehkan kontribusi 29 persen dari total penjualan.

“Jajaran mobil BMW yang memperkuat Q1 modelnya adalah Seri 3 menyumbang 32 persen dari total penjualan, lalu 15 persen BMW X5 dan X1,” tambah Bayu.
BMW Seri 3 yang memasuki usia ke 45 tahun, di tanah air disediakan dalam pilihan 320i Sport dan 330i M Sport. Masing-masing ditawarkan dengan harga Rp 976 juta dan 1,146 miliar OTR Jakarta.

Pembaruan sedan BMW tersebut terakhir dilakukan pada Oktober 2019 lalu. BMW 320i G20 sudah mengadopsi jeroan mesin baru BMW TwinPower Turbo 2.0 liter empat-silinder yang sanggup meletupkan tenaga 185 dk dan torsi 300 Nm.

Bagian terbaiknya, selain dibalut dalam desain yang premium nan sporty, Seri 3 ini sudah dilengkapi fitur Park Assist, yang bisa mengambil alih semua operasional ketika hendak atau keluar parkir.

Toyota Indonesia Suda Berdiri 50 Tahun: Produsen Mobil Bak hingga Elektrifikasi

Madalinstuntcars2.net – Toyota Indonesia tengah merayakan eksistensinya yang menginjak usia 50 tahun. Banyak orang bilang, usia 50 tak lagi muda, menunjukkan tanda penuaan, dan masa berakhirnya masa kegemilangan.

Namun bagi Toyota, usia sebatas angka. Usia emas ini justru menjadikan perusahaan semakin bisa menjawab tantangan perubahan dan perkembangan zaman.

Buktinya berbagai capaian telah ditorehkan, demi memajukan industri otomotif nasional termasuk rantai pasokannya, hingga akhirnya menjadi salah satu basis manufaktur global Toyota.
Saat ini Toyota siap menorehkan catatan panjang sejarah baru untuk 50 tahun mendatang dan seterusnya. Di mulai dari transformasi perusahaan, melalui penguatan teknologi informasi, produk berbasis listrik, dan pengembangan layanan mobilitas di tanah air.

Menarik diketahui perjalanan panjang Toyota Indonesia dari awal berdiri, kemudian menjadi penguasa pasar otomotif di dalam negeri, sampai memasuki usia keemasannya. Berikut ini kumparan sajikan rentetan sejarah panjang kehadiran 50 tahun Toyota di Indonesia.

Jejak 50 tahun Toyota di Indonesia

Mari kita flashback 50 tahun lalu, saat itu Toyota-Astra Motor sebagai agen pemegang merek tunggal Toyota, menapaki bisnisnya di tanah air sejak April 1971. Dulu awalnya masih impor mobil dari Jepang.

Sejalan dengan permintaan pasar yang meningkat, kegiatan produksinya baru dilakukan 2 tahun berikutnya, atau tepatnya pada 1973 bersamaan dengan berdiri PT Multi Astra, sebagai fasilitas perakitan kendaraan Toyota.

Tak berhenti di situ, kemudian pada 1976, berdiri Toyota Mobilindo sebagai produsen bodi mobil, yang diketahui output-nya berupa bodi Toyota Kijang generasi pertama.
“Fokus utama kami pada waktu itu adalah membuat produk demi melengkapi kebutuhan transportasi masyarakat Indonesia,” terang President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda.

Setahun berikutnya hadirlah mobil buatan Toyota Indonesia pertama, yang dinamakan Kijang. Kijang dalam bentuk kendaraan niaga tersebut sekaligus menjadi pionir dan tonggak sejarah diproduksinya berbagai macam mobil Toyota di bumi Indonesia.

Kijang baru bertransformasi menjadi mobil serba guna atau multi purpose vehicle pada generasi keduanya pada 1986. Kabar Kijang terbaru itu juga tersiar ke negeri tetangga. Puncaknya pada 1987, Toyota memulai mengekspor perdana Kijang ke Brunei Darussalam.

Bila melihat foto dulu bagaimana cara pengangkutan Toyota Kijang ke kapal, ibarat mengangkut sapi karena menggunakan tali yang dibuat sedemikian rupa sampai bisa membawa sebuah mobil.

“Kijang berkembang dari kendaraan komersial menjadi kendaraan penumpang buatan dalam negeri, yang digunakan mayoritas masyarakat Indonesia dengan tetap mempertahankan DNA-nya sebagai produk yang tahan banting, nyaman dan memberikan peace of mind bagi penggunanya,” tambah Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto.

Pencapaian Toyota berlanjut. Pada 1989 seluruh perusahaan perakitan, seperti PT Multi Astra, PT Toyota Mobilindo, dan PT Toyota Engine Indonesia tergabung menjadi satu di bawah komando PT Toyota-Astra Motor (TAM). Pada saat yang sama, TAM merayakan produksi 500 ribu unit.

Pada 1996, Toyota Indonesia meresmikan fasilitas produksi pertama di Karawang, sekaligus mencapai produksi 1 juta unit mobil. Hal ini menjadi bukti komitmen Toyota mengembangkan industri mulai hulu hingga hilir.

Memasuki era millenium kedua, TAM direstrukturisasi menjadi 2 entitas berbeda. Pertama Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sebagai perakit dan eksportir kendaraan maupun suku cadang Toyota.

Kemudian TAM menjalani tugasnya sebagai agen penjualan, importir, juga distributor produk Toyota di Indonesia, dengan kepemilikan saham oleh Astra International 50 persen dan Toyota Motor Corporation 50 persen.

“Bagi Toyota, Indonesia adalah rumah kedua, karena punya peran penting, Indonesia menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan Toyota di Asia Pasifik,” terang President Director PT TMMIN, Warih Andang Tjahjono.

Setahun berikutnya, Toyota memulai gebrakan lain, menghadirkan mobil terjangkau berupa Avanza, yang posisinya ditempatkan di bawah Kijang.

Mobil tersebut seperti punya daya magis tersendiri, dan langsung jadi mobil terlaris di Indonesia dengan julukan mobil sejuta umat.

Tahun 2004 Toyota juga merilis Kijang Innova, sebagai generasi terbaru Kijang yang lebih modern, sebagai bagian dari model global Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV).

Dua tahun berikutnya, TMMIN memulai produksi model IMV lainnya dalam wujud Toyota Fortuner di Karawang Plant.

Selain itu, berkat lonjakan permintaan dalam negeri dan kebutuhan ekspor, kapasitas produksi pabrik ditingkatkan dari semula 70 ribu menjadi 100 ribu unit per tahun.

Lalu pada 2008, pabrikan berlambang T besar itu coba kembali menggairahkan pasar dengan mempopulerkan mobil hybrid Prius. Sayang animonya tak sebesar sekarang.

Namun demikian hal tersebut menjadikan Toyota Indonesia sekali lagi sebagai pionir, dalam hal pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air.

Mudahnya ketika mengingat sejarah pengembangan mobil listrik di Indonesia, akan mengaitkannya dengan keberadaan mobil hybrid Toyota Prius 12 tahun lalu.

Lanjut ke 2010 dan 2011, Toyota membukukan 2 juta unit produksinya di Indonesia, kemudian meresmikan pabrikan keduanya di Karawang, serta tentunya perayaan 40 tahun.

Beberapa capaian lain juga ditorehkan pabrikan sebagai wujud kontribusinya terhadap pertumbuhan dan kemajuan industri nasional.

Seperti misalnya pada 2014 mulai mengapalkan Vios dalam jumlah besar, kemudian 2016 meresmikan pabrik mesin di Karawang, hingga pada 2018 mencapai 1 juta unit mobil CBU yang diekspor.

“Saat ini ekspor Toyota menjangkau ke lebih 80 negara tujuan, meliputi Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. termasuk part, komponen, dan tuning yang diproduksi Toyota Indonesia,” tambah Warih.

Sampai saat ini Toyota Indonesia mengelola 5 pabrik di kawasan Sunter, Jakarta dan Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 250.000 unit.

SUV Pajero Sport Tidak Dapat Diskon Pajak, Pihak Mitsubishi Kecewa Berat

Adu Spesifikasi New Mitsubishi Pajero Sport 2021 vs Toyota Fortuner, Mana  Lebih Unggul? - Pikiran-Rakyat.com

Madalinstuntcars2.net – Mitsubishi Motors Indonesia mengungkapkan rasa kecewanya, lantaran model SUV andalannya, Pajero Sport, tidak masuk dalam daftar mobil penerima relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian.

Daftar kementerian itu berisi 29 model mobil yang mendapat relaksasi pajak berupa diskon PPnBM ini. Daftar ini bertambah dari semula 21 mobil, karena kementerian menambah persyaratan kapasitas mesin 1.500 cc hingga 2.500 cc, dari sebelumnya maksimal 1.500 cc.

Dengan daftar baru itu, maka model Mitsubishi yang mendapat relaksasi pajak itu tetap, tanpa Pajero Sport, yakni Xpander, Xpander Cross, dan Livina.

“Model Pajero Sport tidak mendapat relaksasi pajak untuk model 2.500 cc. Terus-terang kami kecewa, model kami tidak masuk dalam program relaksasi ini.

Karena masalah local purchase atau lokal kontennya,” kata Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) saat media gathering secara daring, kemarin (6/4).

Menurut Nakamura, sebagai pihak manufaktur Mitsubishi di Indonesia, PT MMKI, sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan tingkat komponen lokal atau local ratio model Pajero Sport secara bertahap.

Namun, hal itu tetap saja belum memenuhi guideline maksimal yang ditentukan oleh pemerintah.

Nakamura enggan menyebutkan ecara pasti tingkat kandungan lokal Pajero Sport.

Dalam Keputusan Menteri Perindustrian No 839 Tahun 2021 itu, syarat mobil untuk mendapat relaksasi PPnBM adalah diproduksi di dalam negeri dengan komponen lokal 60 persen, lebih rendah dari sebelumnya 70 persen.

Total ada empat mobil berkapasitas 1.500 cc hingga 2.500 cc yang dapat insentif pajak, yakni Toyota Kijang Innova, Fortuner, Honda HR-V 1.8L, dan CR-V 2.0L.

Namun, MMKSI enggan bersedih, karena sudah menyiapkan program penjualan Pajero Sport yang menarik di April sebagai kompensasi dari tidak masuknya model ini sebagai penerima relaksasi PPnBM.

“Kami telah memulai sales program yang lebih baik lagi. Mulai April 2021 khusus untuk Pajero Sport.

Sehingga konsumen yang ingin beli Pajero Sport tetap dapat benefit dan diuntungkan dengan program sales ini dengan cashback jutaan rupiah yang bisa ditanyakan di diler resmi kami,” pungkas dia.