Baru Seminggu Bebas PPnBM, Penjualan Mobil Baru di Indonesia Naik 50 Persen

Penjualan Mobil Turun, Saham Astra Dilego Asing Rp 106 M

Jakarta – Diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil sudah diberlakukan selama satu minggu, sejak 1 Maret 2021. Lalu apakah sudah ada efeknya pada penjualan?

Sebab beleid ini terbit untuk menyelamatkan produsen mobil, yang punya basis di dalam negeri. Mengingat pada 2020 penjualan anjlok di angka 530 ribuan unit, terendah sepanjang 10 tahun.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan, efek positif mulai terasa.

“Booking trend 5 hari pertama bulan Maret dibanding Februari periode yang sama meningkat 40 persen sampai 50 persen. Konsumen cenderung meningkat ke dealer kami,” ucapnya kepada kumparan, Minggu (7/3).

Ke depannya, kata Billy, akan terus melakukan pemantauan untuk bisa menganalisa lebih jauh imbasnya sampai akhir bulan ini. “Pastinya akan meningkat dibanding bulan lalu,” ungkapnya.

Begitu juga dengan Daihatsu Indonesia, yang mulai merasakan efek positif dari penerapan diskon PPnBM. Seperti Diungkapkan Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso.

Total kenaikan SPK untuk model yang terdampak relaksasi PPnBM (Xenia, Terios, Luxio, GranMax Minibus) di minggu pertama Maret sekitar 40 persen

“Iya relaksasi ini tentunya mendorong calon konsumen untuk lebih mempercepat rencananya menjadi pembelian real-nya saat ini juga, karena lebih menguntungkan,” ucapnya kepada kumparan, Senin (8/3).

Sementara Direktur Pemasaran 4W PT SIS, Donny Ismi Saputra mengatakan, pihaknya masih monitor, terkait angka pastinya akan terlihat pada retail bulan Maret.

Sementara beberapa pabrikan lain seperti Toyota dan Mitsubishi yang dihubungi kumparan, masih belum memberikan jawaban terkait efek diskon PPnBM pada minggu pertama.

Tetap ada diskon

Nah buat yang sedang berburu mobil baru, dan masih kebingungan apakah insentif PPnBM juga disertai diskon reguler dari diler? Jawabannya iya.

Demikian diungkapkan Donny, di mana persaingan di pasar masih ada kompetisi antar merek, di mana salah satu senjatanya adalah diskon.

“Diskon masih ada karena antar merek juga masih tetap bersaing. Semoga stimulus ini bisa berefek positif pada industri otomotif,” kata Donny.

Penurunan harga tentu bisa combo. Jadi jangan sungkan untuk meminta diskon dan negosiasi harga.

Insentif PPnBM 100 persen cuma sampai Mei
Lalu jangan lupa juga, diskon PPnBM yang diberikan pemerintah bervariasi.

Jadi tidak flat 100 persen ditanggung, tapi ada tiga skenario.

  • Periode Maret-Mei : Diskon PPnBM 100 persen, atau 0 persen PPnBM yang dibayarkan pembeli mobil
  • Periode Juni-Agustus : Diskon PPnBM 50 persen, atau 50 persen yang dibayarkan pembeli mobil

Leave a Reply