Daihatsu Indonesia Tidak Mengalami Krisis Chip Untuk Produksi

Astra Daihatsu Motor reduces downtime through PT Nagitec and Commvault –  Nagitec

Madalinstuntcars2.net – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memastikan aktivitas produksi di Indonesia tak terganggu krisis chip global. Ini merupakan kabar baik.

Mengingat pada saat ini beberapa pasar di dunia, kena imbas dari minimnya pasokan chip Bahkan sampai ada pabrik yang setops produksi, hingga pemangkasan fitur pada mobil.

“Sampai hari ini pabrik Daihatsu masih berproduksi normal. Memang benar di dunia terjadi krisis chip atau semi konduktor,” tutur Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra menjawab kumparan belum lama ini.

Dalam kondisi krisis ini, prinsipal Daihatsu disebut sudah melakukan alokasi. Sehingga sampai hari ini aktivitas produksi Daihatsu masih regular.

“Karena prinsipal kami masih mengalokasi chip untuk Indonesia,” tuturnya.

Mereka yang terdampak krisis chip.

Sempat disebut-sebut kebal dari krisis chip, Toyota akhirnya menyerah. Mereka mengumumkan 20.000 mobil dan 2 pabriknya ikut kena dampak.

Kemudian Subaru yang menangguhkan produksi di pabrik Yajima, dan 10 ribu kendaraan terdampak. Disusul Mitsubishi yang mulai memangkas produksi 3 pabrik di Jepang dan Thailand bulan ini.

Ini membuat sedikitnya 7.500 kendaraan Mitsubishi terdampak. Lebih awal lagi pada Februari lalu, Honda dan Nissan telah mengurangi kapasitas produksi ratusan ribu kendaraan lantaran krisis chip.

Akibatnya, target penjualan diturunkan, Honda memangkas 2,2 persen dan Nissan 3,6 persen.

Lalu ada Hyundai yang menghentikan produksi mulai 12 April 2021 lalu di pabrik Ulsan, Seoul. Akibatnya produksi Ioniq 5 terganggu.

Tak cuma pabrikan Jepang, beberapa produsen lainnya seperti General Motors, Volkswagen, Toyota, Ford, dan Stellantis sudah lebih awal membatasi produksinya di beberapa negara.

Sebenarnya ada report salah satu mobil Daihatsu kena dampak krisis chip, tapi prinsipalnya di Jepang, belum mau mengungkapkannya.

Leave a Reply