Honda Hentikan Sementara Fasilitas Produksi karena Ransomware

Honda untuk sementara waktu mematikan fasilitas produksinya karena serangan ransomware. Dikutip oleh Sindonews, Honda harus menutup sementara berbagai fasilitas manufaktur, aset keuangan, dan layanan pelanggan.

Perusahaan Jepang masih bekerja untuk mendapatkan kembali sistem online. Untungnya, tidak ada bukti informasi bisnis yang dicuri telah ditemukan.

“Kami telah mengambil alih sebagian besar produksi. Kami masih mencoba untuk memulai kembali pabrik mobil dan mesin Ohio kami,” kata Honda.

Ransomware yang diserang Honda sudah sangat populer. Kejahatan yang dilakukan oleh peretas adalah menyandera berbagai file perusahaan dan kemudian menawarkan layanan untuk mengembalikan file-file itu dengan biaya.

“Tim IT global kami terus bekerja untuk mengatasi serangan ini dan berusaha memulihkan operasional bisnis secepat dan sesegera mungkin,” tambah pihak Honda.

Banyak konsumen Honda mengeluh tentang masalah ini di Twitter. Walaupun Honda mengklaim bahwa beberapa pabriknya telah dibuka kembali, beberapa konsumen menyatakan bahwa mereka tidak dapat melakukan pembayaran online atau tidak dapat mengakses situs web layanan pelanggan resmi Honda.